Berita Politik terkini dari dalam negeri & luar negeri
Demokrat Prediksi Jokowi Lantik 2 Panglima TNI hingga 2024
Demokrat Prediksi Jokowi Lantik 2 Panglima TNI hingga 2024

Demokrat Prediksi Jokowi Lantik 2 Panglima TNI hingga 2024

Demokrat Prediksi Jokowi Lantik 2 Panglima TNI hingga 2024 Jenderal Andika Perkasa dari KSAD dan Laksamana Yudho Margono dari KSAL adalah dua nama kuat yang dikabarkan akan menggantikan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, yang akan pensiun pada Desember mendatang.

Demokrat Prediksi Jokowi Lantik 2 Panglima TNI hingga 2024

Spd-uk – Anton Skartno Slat, Wakil Ketua Komite I DPR Fraksi Demokrat, menilai Andika dan Yud sebagai putra terbaik negara. Beliau berdua mempunyai peluang yang serupa untuk diusulkan jadi Panglima TNI.

“Jika Panglima TNI Button jatuh ke Andika, masa jabatannya tidak akan lama. Andica Percasa akan memasuki masa pensiun pertamanya pada November 2022 hanya dalam waktu satu tahun. Bersama Laksamana KSAL Yud Margono. Marsekal KSAU Fajar Placetio akan pensiun pada 2023,” kata Anton saat dihubungi Selasa (9 Juli 2021).

Baca Juga : Gabungnya PAN Solidkan Keputusan di Parlemen?

Menurut Anton, siapa yang terbaik adalah kewenangan Jokowi untuk menentukan pilihannya. Namun, dia memperkirakan Jokowi kemungkinan akan menjabat sebagai Panglima TNI dua kali sebelum akhir masa jabatannya pada 2024.

“Penilaian siapa Panglima TNI terbaik sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Jokowi, yang kemungkinan akan memiliki dua Panglima TNI untuk masa jabatan yang berakhir pada 2024.” ujarnya.

Anton menjelaskan, presiden secara otomatis akan melantik KSAD kecuali panglima militer presiden dipilih dari antara para KSAD. Waktunya boleh sama tapi tidak bisa dihitung, tapi semua terserah presiden. “Panitia I hanya memberikan penilaian tambahan atas usulan presiden atau pemerintah,” kata Anton.

Baca Juga : Biden Yakini China Bakal Coba Buat Kesepakatan dengan Taliban

Selain itu, Anton mengatakan pertimbangan lain adalah bahwa Komite I saat ini sedang membahas program kerja untuk tahun anggaran 2022, termasuk anggaran TNI. Oleh karena itu, program kerja selanjutnya menjadi tanggung jawab Marsekal Hadi Jayant yang akan terus menjadi Panglima, dan sebaiknya tidak ada pergantian Panglima saat ini.

“Jika dilakukan perubahan di tengah sistem pembahasan dan keputusan anggaran 2022, maka implementasinya akan kurang efisien nantinya,” imbuhnya.

“ Presiden miliki hak istimewa untuk segera pergantian kepala BIN (Badan Intelijen Nasional). Pergantian kepala BIN sepenuhnya menjadi kewenangan presiden. Padahal jabatan kepala BIN kini sudah mencapai 5 Tahun. , belum ada usulan nama untuk mengganti kepala BIN menjadi DPR,” pungkas Anton.